Templates by BIGtheme NET
Rumah » Tentang FKPT

Tentang FKPT

Penanganan masalah salah Keamanan Nasional dilaksanakan dengan melibatkan semua pihak. Sejalan dengan itu, dalam menangani berbagai ancaman terhadap Keamanan Nasional yang terjadi selama ini, pemerintah selalu mengedepankan aspek hukum sebagai koridor kegiatan aparat serta pihak-pihak terkait.

Oleh karena itu, pemerintah secara terus menerus mengupayakan sinkronisasi perangkat hukum yang jelas dan memadai untuk menangani masalah Keamanan Nasional. Kejelasan dalam aturan hukum ini diperlukan untuk menghindari mis interpretasi terhadap penjabaran peran, tugas dan tanggung jawab aparat dan pihak-pihak yang terkait di lapangan.

Pengertian umum Keamanan Nasional (national security) Fungsi Keamanan Nasional (national security) pada hakekatnya adalah himpunan berbagai kegiatan untuk menjamin dan meningkatkan kondisi kualitas kehidupan social kemasyarakatan sebuah negara bangsa (nation state). Fungsi ini dijabarkan ke dalam fungsi yang lebih spesifik yaitu:

– Fungsi keselamatan masyarakat (public safety),
– Fungsi perlindungan masyarakat (community protection),
– Fungsi ketertiban umum, penegakan hukum dan ketertiban masyarakat (law enforcement and good order).
– Fungsi pertahanan nasional (national defence).

Dengan demikian maka fungsi Keamanan Nasional cakupannya amat luas dan beragam. Pengertian Keamanan Nasional yang sangat luas ini kadang sering diartikan sempit dan menjadi rancu ketika keamanan dan ketertiban masyarakat diberi label keamanan saja.

Pengertian keamanan seharusnya tidak berdiri sendiri, karena mempunyai pengertian yang berbeda dan spesifik bila mempunyai atribut tertentu. Atribut itulah yang membedakan konteks dan bobot dari makna keamanan itu sendiri. Beberapa contoh konkrit misalnya keamanan global (global security), keamanan regional (regional security), keamanan manusia (human security), keamanan dalam negeri (internal security), keamanan dan ketertiban masyarakat (public security and good order). Mengalir dari logika ini maka penggunaan kata keamanan tanpa atribut, menjadi netral, artinya ia tidak menjadi bagian apapun dan siapapun, ia hanya menunjukkan tentang kondisi yang tidak jelas tentang/perihal apa.

Oleh sebab itu penggunaan kata keamanan sebaiknya lengkap dengan atributnya sehingga ia menjadi jelas menerangkan tentang apa dan atau siapa. Mengalir dari pengertian di atas Keamanan Nasional adalah sebuah spektrum keadaan yang menggambarkan kondisi keamanan sebuah masyarakat, bangsa dan negara. Kondisi ini berubah dinamik bergantung kepada keberhasilan para penyelenggara pemerintahan negara dalam mengendalikan berbagai ancaman yang mempengaruhi kondisi Keamanan Nasional itu yaitu ancaman.

Ancaman itu sendiri mempunyai hakekat majemuk (the nature of threat). Ancaman dapat berbentuk fisik atau non fisik, konvensional atau non konvensional, global atau lokal, segera (immediate) atau mendatang (future), potensial atau aktual, militer atau non militer, langsung atau tak langsung, dengan kekerasan bersenjata atau tanpa kekerasan bersenjata, ancaman perang tak terbatas atau perang terbatas, datang dari luar negeri atau dari dalam negeri