Templates by BIGtheme NET
Rumah » Tak Berkategori » Mahasiswa dalam Mencegah Radikalisme dan Terorisme
#8 Mahasiswa aktivis sejati itu tahu kapan harus kuliah dan kapan harus jadi aktivis

Mahasiswa dalam Mencegah Radikalisme dan Terorisme

Mahasiswa adalah status yang disandang oleh seseorang karena hubungannya dengan perguruan tinggi yang diharapkan dapat menjadi calon-calon intelektual. Atau bisa juga definisi mahasiswa adalah orang yang menuntut ilmu atau belajar di perguruan tinggi, baik itu di universitas, institut ataupun akademi. Mereka ialah orang-orang yang terdaftar sebagai murid di suatu perguruan tinggi dapat disebut dengan mahasiswa. Secara lebih singkatnya mahasiswa yaitu suatu kelompok dalam masyarakat yang memperoleh statusnya karena ikatan dengan perguruan tinggi, universitas, institut ataupun akademi.

Lalu tibul sebuah pertanyaan besar mengapa mahasiswa harus diikutsertakan dalam mencegah radikalisme dan terorisme ?
yang pertama ialah mahasiswa memilikii peran central, atau sebagai jembatan dari masyarakat ke pemerintah atau instansi-instansi terkait. Mahasiswa juga memiliki peran dan fungsi sebagai berikut.

 

 

 

  1. Direct Of Change, mahasiswa bisa melakukan perubahan langsung karena sumber daya manusia nya yg banyak
  2. Agent Of Change, mahasiswa agent perubahan,maksudnya sumber daya manusia untuk melakukan perubahan
  3. Iron Stock, sumber daya manusia dari mahasiswa itu tidak akan pernah habis.
  4. Moral Force, mahasiswa itu kumpulan orang yg memiliki moral yg baik.
  5. Social Control, mahasiswa itu pengontrol kehidupan sosial,contoh mengontrol kehidupan sosial yg dilakukan masyarakat.

Dari peran dan fungsi tersebutlah kita yakin bawasannya Kepolisian, TNI, BNPT, FKPT dan seluruh elemen terkait membutuhkan kerjasama dengan para mahasiswa-mahasiswa yang ada dinegara ini guna apa ? guna mewujudkan Indonesia yang lebih damai dan lebih baik lagi. Tempat yang pertama yang harus dibersihkan dari radikalisme dan terorisme oleh mahasiswa adalah kampus mereka sendiri atau universitas mereka sendiri. Bisa dengan berbagai cara atau berbagai hal yang positive. Contohnnya dengan cara mengundang pihak FKPT provinsi setempat, pihak BNPT-RI, dan Pihak-pihak yang terkait untuk melakukan yang namannya Dialog Pencegahan. Dan alangkah lebih baik lagi seandainnya terbentuklah satgas-satgas BNPT yang berbasis kampus, artinnya satgas-satgas tersebut adalah mahasiswa aktif dkampus tersebut. Kemudian peran mahasiswa juga penting dalam membantu kepolisian, TNI, BNPT DAN FKPT dalam menangkal pemikiran-pemikiran radikal atau mendoktrin pikiran-pikiran yang radikal terhadap generasi bangsa hal tersebut dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab agar Indonesia akan terus damai dan tetap damai sampai kapanpun. Damai negriku… Damai Indonesiaku… Hidup Mahasiswa. (FAMDMP)

 

Tentang fkptsumut

fkptsumut